Sekolah Bisnis Indonesia

Oleh : Suharyanto
Cita-cita pendiri Negara Indonesia wajib digali dan ditindaklanjuti. Berawal dari niat mulia mereka jadilah Negara Indonesia. Mereka berkorban untuk kepentingan yang  lebih besar Indonesia Raya Merdeka Adil Makmur Sejahtera.
Artinya bahwa kita semua ada dalam asuhan mereka. Jadi kita seluruh rakyat Indonesia adalah saudara dalam hal cita-cita dan saling membantu bergotong royong selayaknya dalam satu keluarga. Hm….indahnya hidup di indonesia. Begitulah seharusnya. Tidak beda dengan ajaran islam yang mengajarkan bahwa sesama muslim adalah saudara, pahit manis dirasakan bersama.
Begitulah seharusnya. Namun kadang, dalam satu keluarga saja tidak ada saling pengertian, apa lagi membantu. Sungguh memprihatinkan.
Upaya apa yang dapat kita lakukan? Tentu banyak yang bisa kita lakukan. Mulai dari membantu dengan menyisihkan harta kita untuk orang terdekat kita yang butuh sampai menghangatkan kembali kehidupan kerukunan dalam kehidupan ekonomi sosial dan budaya.
Peran dunia pendidkan dalam hal ini sangat besar, propaganda kapitalisme dan individualisme telah merusak tatanan kehidupan kita yang dahulu suka bergorong-royong dan bersedekah kepada tetangga sekarang semakin luntur. Hampir semua aspek kegiatan harus dihargai dengan uang, ini menyedihkan sekali, seakan nilai-nilai Pancasila telah pudar. Jika kita menyadarinya maka marilah kita renungkan kembali tatanan kehidupan di lingkungan kita yang seakan sudah sangat individual.
Tantangan kehidupan sudah berubah semakin maju. Kita perlu lebih jeli menganalisa permintan dan penawaran karena di situlah peluang bisnis berda. Tidak semua orang bisa melihat pelung dengan mudah. Di samping pengetahuan juga diperlukan wawasan dan tinjauan kompleks lintas disiplin ilmu serta pengalaman baik dari orang lain maupun pengalaman pribadi.
Berdasarkan itu semua perlu didirikan Sekolah Bisnis ala Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
Ciri pokok Sekolah Bisnis Indonesia mengajarkan nili-nilai bisnis sebagai berikut :
1. Berbisnis brang dan jasa yang halal.
2. Bermintra dengan lembaga lain yang legal dan sejalan dengan syariat islam untuk menunjang berlangsungnya usaha.
3. Mengutamakan kesejahteraan karyawan.
4. Menyisihkan hak fakir miskin untuk disalurkan kepada mereka di kawasan area wilayah kerja.
5. Profesional dan terbuka dalam administrasi pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: