Koperasi simpan pinjam non riba

Pemahaman masyarakat tentang hukum islam dalam kehidupan sehari-hari semakin tinggi dan maju. Memang bukan jaminan  lalu mudah  diaplikasikan dalam kehidupan. Misalnya hukum bunga pinjaman uang di bank ataupun koperasi yang hanya mendasarkan nominal dan prosentase tertentu untuk memproleh keuntungan usaha tanpa dikaitkan dg penggunaan dana itu dan faktor untung rugi dari peminjam. Seakan pengusaha tidak mau tahu penggunaan uang yang dipinjamnya. Demikian pula tidak mau tahu risikonya bagi peminjam. Bahkan jaminan pinjaman itulah yang diharapkan dapat menyelesaikan jika ada masalah pembayaran kembali di kemudian hari. Banyak nasabah akhirnya terjerat oleh sistim karena faktor kekurangfahaman dan.kebodohannya. Di situ seperti ada peduli dalam penindasan. Menolong tetapi tanpa kasih sayang.
Dalam Alquran surat al baqoroh sudah jelas dinyatakan bahwa Allah mengharamkan riba dan menghalalkan jual beli. Di sini sudah final. Definisi riba juga jelas, setiap kelebihan dari pinjaman uang yang dipungut oleh pemberi pinjaman dengan alasan apapun. Rela sama rela tidak bisa menghalalkan hukum itu. Tetapi Allah langsung memberi solusi. Yaitu jual beli alias perdagangan dan sejenisnya di mana objeknya bukan uang tetapi barang sebagaimana salah satu syarat jual beli adalah ada barang yang diperjualbelikan.
Serumit dan sulit apapun sistim yang sudah ada dimana unsur bunga berada kita bisa merombaknya. Selama itu buatan manusia maka bisa dirubah disempurnakan sebagai upaya memperbaiki dan.menyelamatkan generasi berikutnya. Selama belum ada yang berani merubah maka status bunga di bank dan koperasi atau sejenisnya akan tetap begitu. Kewajiban kita terus belajar dan berfikir untuk memperbaiki kehidupan ini.

5 Tanggapan to “Koperasi simpan pinjam non riba”

  1. nani supriyaningsih Says:

    bagaimana teknisnya menjalankan koperasi yang non riba?

    • yantoginte Says:

      Ingat..koperasi itu badan usaha yang permodalannya blala bla dengan bagi hasil menurut…besarnya andil berupa simpan simpanan. Dst. Yang menjadi peesoaan teknis non riba ya produknya kan…. misalnya jalankan jual beli. Waserda… pembiayaan. Dll kan ga riba. Kalau simpan pinjam uang rawan riba. Kecuali dengan tanpa bunga. Caranya dg pembiayaan. Dlm.pembiayaan ada keuntungan yang ditentukan awal. Tinggal bgmm cara pembayarannya..dicicil brp kali gito…

    • yantoginte Says:

      Nah…hindari riba. Setiap kelebihan dari pengembalian yang ditetapkan sebelumnya oleh pemberi pinjaman, sebagai sewa modal(uang itu).
      Solusinya adalah jika ada kelebihan dalam pengembalian itu tidak diakui sebagai pendapatan jasa, namun dianggab sebagai tabungan pengangsur, untuk menambah modal usaha koperasi. Keuntungan didapat dari jual beli. Atau bagi hasil dari keuntungan peminjam.

  2. syarif Says:

    Kalo memang simpan pinjam adalah riba lalu mengapa pemerintah mengesahkan bank,lalu mengapa para ustat dan kiyai juga ikutan simpan pinjam di bank ,mohon jawaban terima kasih

    • yantoginte Says:

      Kalau memang bank konvensional baik2 saja, mengapa ada bank syariah. Bgmn simpan pinjam tidak memungut bunga…itu maksudnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: