Pedagang kopi yang kaya

 


GKN-Profil. Pada usianya yang masih belia, wanita ini sangat berkeinginan membawa usahanya menjadi terpandang di Indonesia. Harapan seperti Thereisa Deka Putri, 24, tentu saja menjadi keinginan siapapun yang bisnisnya tengah berkembang.

Bisakah Anda bayangkan seorang gadis belia mampu menghasilkan omzet sekitar Rp1 miliar per tahun? Reputasi itulah yang diperlihatkan Putri ketika menekuni usaha industri minuman alami kopi dan teh.

Padahal, usia usahanya masih tergolong baru, didirikan pada 2007, namun ternyata dorongan jiwa wirausaha yang dimilikinya mampu memberikan kesuksesan melalui komoditas kopi luwak lanang.

Kopi luwak saat ini memang menjadi sangat favorit bagi konsumen yang berkantong tebal. Gaya hidup yang terus berkembang menjadi salah satu pemicu keberhasilan Putri menjalankan usahanya.

Dia lalu mencari produk khusus dari setiap biji kopi yang dimakan hewan luwak, yakni biji kopi yang dikonsumsi luwak lanang. Maka, jadilah kopi luwak lanang olahan Putri menjadi kopi spesial yang belum pernah diekploitasi pengusaha kopi luwak lainnya.

Kopi luwak lanang maupun luwak biasa, berasal dari jenis kopi yang dikenal secara umum, yakni robusta maupun Arabica. Perbedaannya hanya pada proses fermentasi yang terjadi pada perut luwak.

Diperkuat komoditas minuman lainnya seperti white tea, membuat bisnis Putri sangat memungkin berkembang menjadi perusahaan skala besar seperti impian yang ingin direalisasinya.

White tea adalah teh yang terbuat dari kuncup teh yang belum mekar dan hanya bisa dipetik pada pagi hari. Ketika menjelang siang, akan berubah bentuk menjadi mekar seperti umumnya kembang tanaman hias sehingga aromanya juga berubah. 

Kuncup yang belum mekar itu berjenis atau klon gambung dari camelia sinensis. Kopi lanang landep juga tetap bersumber dari biji-bijian kopi jenis apa saja. Kesitimewannya adalah, karens dihasilkan dari jenis biji tunggal.

Impian Putri sangat mungkin direalisasi, karena saat ini produknya telah melanglang buana ke Taiwan, Jepang maupun Korea Selatan, setelah dikenal secara luas di Indonesia.Pemasaran ke luar negeri masih dalam skala kecil.

Untuk meningkatkan usahanya, Putri saat ini masih mengandalkan bisnis melalui bendera UD Karya Semesta. Sedangkan markas usahanya di kota kecil Gresik, Jawa Timur. 

Kondisi seperti apa yang membuat usahanya sukses, tidak lain karena kerja keras untuk memasarkan langsung komoditasnya. Dibantu sekitar 15 karyawan, UD Karya Semesta kini terus menggeliat menuju skala usaha lebih mapan. 

Pada 2011 misalnya, dia mampu meraih omzet sekitar Rp1 miliar lebih. Angka yang menakjubkan dari pemasaran kopi luwak, kopi langn landep dan the putih. Pada tahun ini dia bahkan memasang target lebih tinggi untuk meraup omzet hingga Rp1,6 miliar. 
Akan tetapi angka pastinya belum bisa dihitung karena masih ada waktu sekitar beberapa pekan ke depan mengakhiri tahun ini. 

Kopi luwak lanang produksi UD Karya Semesta mempunyai aroma dan rasa yang sangat khas. Ini bisa terjadi karena resep keluarga yang turun temurun saya kombinasikan, hasilnya benar-benar maksimal bagi penikmat kopi dimana pun.”

Pada awalnya usaha yang dipimpin peraih penghargaan Wirausaha Muda 2012 dari Kementerian Koperasi dan UKM ini, hanya memasarkan produk curah dengan spesifikasi umum. Kepiawaian yang dimiliki berdasarkan pegalaman keluarga, karena berasal dari keluarga tani yang hanya mempunyai beberapa petak kebun kopi.

Dia menyadari untuk berbisnis memerlukan modal kuat yang tidak sedikit nilainya untuk mengantisipasi permintaan konsumen. Dari sisi bahan, baku dia tidak khawatir karena berbasis lokal.

Aandalannya ketika memulai usaha hanya sepeda motor dan tas punggung di belakang. Dia memasarkan produk-produknya secara langsung kepada konsumen. Sasaran awalnya adalah dari warung ke warung.

Selanjutnya mengarah pada kelompok masyarakat serta instansi pemerintah maupun swasta di Gresik hingga Surabaya. Saat menawarkan produk itu ke instansi pemerintah itulah menjadi titik balik kesuksesannya.

Sejak saat itu dia beberapa kali mendapat fasilitasi untuk menerima kesempatan mengikuti pameran. Tidak hanya itu, usahanya juga mendapat sentuhan dari sisi peningkatan kapasitas dari instansi terkait, yakni Kementerian Koperasi dan UKM.
Ketika mengikuti pameran-pameran UD Karya Semesta juga menerima fasilitas gratis, dan kondisi semacam itu akhirnya memberikan kontribusi besar bagi popularitas usaha putri yang dtekuninya sejak masa kuliah.

“Kami menyadari awal mempromosikan produk memerlukan pengorbanan yang luar biasa dan kami yakin yang dilakukan hari ini dan sebelumnya merupakan harga mati yang akan kami peroleh pada masa depan,” tegas Putri.

Komoditas yang diolah Putri mulai dikenal secara luas saat terjadi pertumbuhan dan permintaan awal 2012. Saat itu dimulai dengan permintaan kapasitas 1 kg. Sedangkan untuk kopi luwak lanang masih dilakukan secara curah.

Jenisnya terdiri dari greenbean, rostead dan powder, dan pada 2012 mencapai penjualan sebesar 1, 4 ton. Untuk kopi lanang sebesar 314 kg, white tea 289 kg. “Pada tahun depan, kami menpunyai target lebih dari kapasitas itu, dan semoga tercapai.”

Diungkapkan, pertumbuhan pendapatan usahanya pada 2009 sekitar Rp250 juta. Setahun kemudian meningkat ke angka Rp500 juta, dan pada 2011 mencapai Rp1,1 miliar dan target 2012 yang belum terdata sekitar Rp1,6 miliar.

Produk usaha skala UKM Putri saat ini tidak hanya terbatas pada pemasaran warung maupun kantor, karena terus berkembang ke toko ritel modern lokal swalayan di Jawa Timur, Jabodetabek serta kota-kota besar lainnya.

Pelanggan penerima Pemuda Pelopor Gresik bidang kewirausahaan ini bahkan terus berkembang dan melebar ke manca negara seperti Malaysia, Taiwan, dan Polandia. Predikat yang sama diterimanya dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk tingkat nasional. [BISNIS INDONESIA]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: